Isteriku Tiada Duanya I. Jatuh Cinta dari Betis Naik ke Hati “Tidak cukup halaman-halaman buku ini menggambarkan semua kebaikan dan kasih yang sudah saya rasakan bersamamu, kekasihku Chlotilda Then Lie Fong. Namun yang sedikit ini kiranya bisa menemani kita berdua mengisi sisa hidup kita. Bila suatu saat salah satu dari kita sudah lebih dahulu menghadap Bapa di Sorga, mintalah pada cucu kita untuk membacakan tulisan ini, sebagai obat rasa rindu” Pertama kali saya menulis artikel ini, usia perkawinan kami baru 36 tahun (2009), itupun sudah cukup membuat saya merasakan betapa besar kasihnya. Sekarang memasuki tahun ke empat puluh delapan (2021), semakin berlimpah kasih yang kurasakan. Sudah 48 tahun Chlotilda Then Lie Fong, istriku tercinta mendampingi saya dalam untung dan malang, juga dalam sehat dan sakit. Kendati ketika menikah, usia kami tergolong masih muda, dibandingkan dengan usia berumah tangga anak anak kami. Saya berusia 24 tahun dan pacarku ini...
Blog ini terbuka untuk siapa saja yang mau memperkaya iman, dan saling hormat antar umat beragama. Dalam persekutuan dengan Gereja Katolik yang Kudus.