Langsung ke konten utama

Bedah Buku Biografi Romo Stanislaus Sutopanitro Pr

Suasana bedah buku, dihadiri umat Katolik Kelapa Gading.

Dihadiri oleh Prof Robert Lawang.

Aluinanto Sandjojo, sponsor penulisan,  menyerahkan buku kepada Romo Sutopaniro.
 Romo Sutopanitro menyerahkan buku kepada Pastor Paroki Anton Gunadi MSF.
 Romo Anton menyerahkan kepada Pak Adi, ketua panitya 50 tahun imamat RD Sutopanitro 
 Suster Vincentio CB,kakak RD Sutopanitro.
 Minta tanda tangan penulis.
 RD Sutopanitro menanda tangani buku.






 RD Simon Tjahjadi menjelaskan posisi RD Sutopanitro pada masa 1965 dan seterusnya, dan akan menerbitkan buku yang lebih ke sosial politik.
 Eka Budianto, mantan penyiar BBC, dengan lihai membawa bedah buku ini.
 Inilah kepuasana saya sebagai penulis, memiliki hubungan yang khusus dengan narasumber.
 Foto-foto ini diambil oleh Rijanto Adjie dengan amat tepat dan cantik menggambarkan hubungan saya dengan Romo Sutopanitro pr. Inilah kebahagiaan yang saya dapat, jawaban kepada Mario seorang OMK yang bertanya apa visi saya menulis Biografi Romo sepuh. Karena tanpa royalti dan honor.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Trinale 2007, bersama romo romo KAS

Perlu Paradigma Baru dalam Merawat Tubuh Sebagai Bait Allah

 Dulu untuk warna ungu saya makan kol ungu, tetapi ganti bit karena perut kembung  Bila yang membuat disertai rasa cinta, maka badan jiwa menjadi sehat.  Dua pastor dari Flores dan Timor saya ajak makan sayur mentah, katanya "enak" karena buktinya lihat wadah sayurku. Pagi ini dr Andry Hartono, seorang yang aktif sharing berbagai pendapat di milis KAS.  Terima kasih dr Andry Hartono. Artikel ini mendukung aliran makan sayur mentah, yang banyak dilakukan banyak pihak. Khususnya bagi saya, karena kebiasaan makan sayur mentah telah merubah teori-teori sebelumnya yang menyebutkan, sekali makan obat tekanan darah tinggi seumur hidup tergantung padanya.  Kenyataan pada diriku, setelah memasuki tahun ke 3 makan sayur Panca Warna, saya berhenti makan Norvas. Kalau dulu, lama duduk akan menyebabkan kaki bengkak, sekarang hilang sama sekali. DUlu makan sayur diare, sekarang sebaiknya. Hematku, makan sayur mentah membuat/memulihkan aliran darah y...

Pengabdian Seorang Koster

“Suatu saat saya minta tolong pak Haryono agar buatkan beberapa rosario . Setelah selesai, ia menyerahkan kepada saya sambil mengatakan maaf romo Bi, mungkin rosarionya kurang rapih. Waktu saya tanya biayanya berapa ia menjawab 'sembah bekti mawon romo” ungkap romo H Subiyanto. DW. Pr pada saat merayakan Ekaristi Kudus bulanan untuk karyawan Katedral. Bertepatan pula, hari itu Bapak Rafael Haryono pension sebagai koster Katedral KA Semarang. Hal yang sama juga pernah dialami romo Sukardi pr, romo Paroki Randusari Semarang. Ia hanya minta dibayar dengan doa saja” demkian rama Soebiyanto mengawali khotbahnya. Rafael Haryono lahir di Sendangsono, 21 Pebruari 1947 dari keluarga sederhana. Ia semula dibawa oleh romo G Natabudyo pr ke Semarang . Mulai bekerja sebagai pegawai di pasturan pada 30 Desember 1969 dan, baru 2 tahun kemudian ditunjuk menggantikan koster lama yang mengundurkan diri. Suami dari Katarina Nurpini Dwiprihatin mengalami pergantian banyak r...