Langsung ke konten utama

Perlu Paradigma Baru dalam Merawat Tubuh Sebagai Bait Allah

 Dulu untuk warna ungu saya makan kol ungu, tetapi ganti bit karena perut kembung

 Bila yang membuat disertai rasa cinta, maka badan jiwa menjadi sehat.

 Dua pastor dari Flores dan Timor saya ajak makan sayur mentah, katanya "enak" karena buktinya lihat wadah sayurku.

Pagi ini dr Andry Hartono, seorang yang aktif sharing berbagai pendapat di milis KAS. 
Terima kasih dr Andry Hartono. Artikel ini mendukung aliran makan sayur mentah, yang banyak dilakukan banyak pihak. Khususnya bagi saya, karena kebiasaan makan sayur mentah telah merubah teori-teori sebelumnya yang menyebutkan, sekali makan obat tekanan darah tinggi seumur hidup tergantung padanya.  Kenyataan pada diriku, setelah memasuki tahun ke 3 makan sayur Panca Warna, saya berhenti makan Norvas. Kalau dulu, lama duduk akan menyebabkan kaki bengkak, sekarang hilang sama sekali. DUlu makan sayur diare, sekarang sebaiknya. Hematku, makan sayur mentah membuat/memulihkan aliran darah yang terhambat oleh sidimentasi lemak darah.

“Bahkan Jolie dengan gen BRCA1 nya yang dikaitkan dengan kanker payudara dapat dengan mudah mengikuti rencana diet dan gaya hidup yang menekan ekspresi gen BRCA1. Ini bukan ilmu roket. Ini bahkan tidak sulit. Hal ini dapat dilakukan dengan makanan sederhana yang biaya beberapa dolar per hari. Makanan tersebut termasuk jeruk mentah, resveratrol (anggur merah atau anggur merah), sayuran mentah, minyak omega-3 dan banyak lagi. Mereka makanan yang sama juga membantu mencegah penyakit jantung, diabetes, Alzheimer dan penyakit kronis lainnya” kutipan dari artikel yang dikirim Pak Andry.  
http://www.naturalnews.com/040349_Angelina_Jolie_breast_cancer_surgery.html

Salat Panca Warna:
Sayur   : 2 bit, 2 paprika, 1 wortel, 1 bawang bombai dan jagung muda ½ kg setelah dikupas.
Bumbu: 2 jeruk nipis, 1 sendok teh garam, ½ sensok teh marica,  5 sensok makan minyak zaitun, gula secukupnya.
Cara membuat:
1.     Biarkan sayur sedikit kering baru diiris.
2.     Jagung direbus.
3.     Sayur-sayur diiris.
4.     Semua bumbu disatukan dicampurkan ke sayur.
5.     Masukan ke wadah dan disimpan di kulkas untuk 5-6 kali makan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Trinale 2007, bersama romo romo KAS

Masa Kecilku Keluarga dan Bangku Merah. Bagian I dari buku.

  Masa Kecilku Keluarga dan Bangku Merah   Sebuah foto yang dibuat pada tahun 1948.   Baris depan: Ji Boa, Kiu Jun Hean, Kiu Mie Charles Manek, ji   Lan. Belakang: Ji Cici, Ku Abu Moy, Mama Mea saya dalam gendongan po Pok.   Bangku merah adalah sebuah bangku panjang yang terbuat dari kayu merah telah menjadi tanda-tanda perubahan zaman dalam keluargaku. Mengukir kenangan akan masa kecilku yang selalu membangkitkan kegembiraan dan kesedihan. Papaku menyayangi saya tetapi ia tetap tegas dalam mendidik saya agar disiplin, bersikap jujur. Papa juga, seorang guru yang memberi contoh seperti apa sikap rajin. Papa menyapu membersihkan halaman, mencuci baju kaosnya sendiri hingga putih bersih, menata barang dagangan dengan rapi dan suka memperbaiki barang barang yang sudah rusak. Rendah hati dan menanamkan tentang pentingnya   integritas diri, satu kata dalam perbuatan.   Ia menyayangi saya, maka saya pun merasa seperti terbang dari bintang y...